Perbedaan Affiliate Marketer dan Influence pada Media Sosial

Influencer dan Affiliate Marketer ini sebenarnya berada di spektrum yang sama jika dilihat dari profesinya, yaitu sama-sama konten kreator. Bedanya hanya di cara mendapatkan rupiahnya, yang satu via order, dan yang lainnya via link.

Influencer

Influencer, seperti namanya influencer ini memberikan pengaruh (to influence) kepada sekelompok masyarakat melalui konten yang diberikan. Umumnya memiliki massa yang lebih kecil dibandingkan media konvensional, namun memiliki karakteristik massa yang lebih interaktif dan mudah dipersuasi oleh influencer tersebut. Influencer yang bagus adalah Influencer yang memiliki engagement rate tinggi (diatas 5%)

Tools wajib dimiliki : Akun Sosial Media (IG/Youtube/Twitter dengan follower minimal 10.000)

Sistem Kerja :

  1. Klien menghubungi influencer secara personal, menanyakan rate card kerjasama
  2. Influencer menunjukkan insight/ analytics dari akun, serta menawarkan benefit yang akan didapat jika menjalin kerjasama.
  3. Influencer menawarkan harga yang sesuai dengan permintaan klien
  4. Persetujuan kontrak
  5. Influencer melakukan post konten sesuai dengan kesepakatan (Delivery)
  6. Report sesuai dengan KPI yang sudah disepakati
  7. Jika hasil report dan hasil konten sudah sesuai dengan KPI yang disepakati maka influencer sudah berhak mendapatkan sejumlah nilai untuk jasanya

Jadi, kita ya harus siap juga bersaing. Kalau kita nggak bisa menyaingi dari jumlah followers, kita bisa coba bersaing harga, atau benefit. Intinya kita ya tetep harus “perang” dulu, nggak semudah yang kita bayangkan selama ini.

Ogah bersaing? bisa dengan jalan memutar tapi hasilnya lebih langgeng, dengan membangun reputasi di sosial media sendiri dulu. Saya sendiri belum pernah coba, tapi masuk akal.

  1. Buka paid promote gratis untuk produk UKM lokal, kalau bisa sudah punya akun Instagram juga.
  2. Kunjungin kafe / tempat nongkrong di kota kamu, berikan review gratis seotentik mungkin.
  3. Lakukan secara terus menerus, posting konten tiap hari selama minimal 1 bulan penuh
  4. Tinggal tunggu akun anda mendapat pesan dari bisnis lokal / restoran lokal untuk dateng mampir ngereview tempat makan / bisnis mereka.
  5. Profit!

Ingat, untuk awal kita belum bisa ngarepin fee paid promote yang bagus. Banyak kasus bahkan kita harus bertahan dengan rate hanya Rp 100.000 per post. Namun, kalau tiap hari kita dapat 2 order, selama 20 hari kita dapat 4 juta kan? lumayan banget!

Kenapa sih kok harus posting konten tiap hari?, mana gratis lagi!

Semua sosial media itu suka sama konten kreator yang rajin bikin konten. Selain itu, hal ini bisa juga untuk membangun basis massa dan membentuk karakter / persona kita di sosial media. Habit posting tiap hari ini mungkin susah dilakukan oleh sebagian besar dari kita, namun kalau kamu merasa nyaman ngejalaninnya berarti kamu memang cocok untuk jalanin karir influencer di masa depan.

Affiliate Marketer

Sedikit berbeda dengan Influencer yang menitik beratkan pada rutinitas konten, affiliate marketer menitikberatkan pada umur konten, dan ketertampakannya di dunia digital. Umumnya, affiliate marketer membuat konten tutorial, review, top 10, first impression dari suatu produk yang memiliki program affiliate. Jika ada seorang penikmat konten kita yang akhirnya tertarik dengan produk tersebut karena membaca review kita misalnya, maka kita akan mendapatkan presentase pendapatan mulai dari 5% an hingga 70%, gila ya?

Tools wajib : Website pribadi, Channel Youtube, kemampuan persuasif, teknikal SEO seperti Google SERP untuk Website dan Youtube Alogartihm untuk channel youtube

Sistem Kerja :

  1. Kita (Publisher) mencari perusahaan produk yang memiliki program affiliate (Advertiser)
  2. Publisher mendaftar program affiliatenya, bisa secara langsung via website / melalui affiliate network seperti involve asia dan indoleads com
  3. Advertiser menilai kelayakan publisher, jika kita memiliki website / channel youtube, maka proses ini akan jadi jauh lebih cepat dan lebih besar kesempatan untuk diterima. Namun dalam beberapa kesempatan ada program yang melewati tahap nomor 3 ini.
  4. Advertiser memberikan Link affiliate unik khusus untuk kita sebagai publisher
  5. Publisher membuat konten yang sesuai dengan produk affiliate tersebut. Misal, kita menjadi affilaite dari Niagahoster (Hosting website), maka kita bisa membuat konten “Tutorial Bikin Website Nggak Pakai Ribet” dengan menyematkan affiliate link kita di website maupun di deskripsi Youtube

6. Ketika ada pembelian terhadap produk tersebut, maka kita akan mendapatkan fee sekian persen sesuai dengan perjanjian di awal.

Jika influencer “hanya” dibayar 1 kali untuk 1 konten, sebagai affiliate marketer kita bisa dibayar berkali-kali dari 1 konten yang sama. Maka dari itu fokusnya adalah untuk menambah umur konten dengan cara selalu mengupdatenya dengan perkembangan jaman serta memperbaiki teknikal SEOnya. Bahkan nggak jarang harus juga didukung dengan konten yang terbaik agar bisa selalu jadi rujukan orang di internet

Kesimpulan

Influencer memang mudah sekali untuk dipelajari dan cenderung lebih enteng karena tidak punya beban untuk membuat konten yang dalam, cukup bikin konten setiap hari. Sedangkan affiliate marketer sedikit lebih rumit untuk didalami dan lebih berat dalam pembuatan konten karena sebagai affiliate marketer konten adalah segalanya. Mulai dulu dari influencer, lalu bangun platform digital website dan channel youtube, tingkatkan kemampuan sebagai affiliate marketer, baru cuan (gede) kemudian

Semoga bermanfaat, Terima kasih

Join The Ride

Jangan lupa Subscribe untuk informasi dan tips tentang Digital Marketing selanjutnya

Blog Lainnya

manfaat ssl

Pengertian SSL untuk Website/Aplikasi

Secure Sockets Layer atau disingkat SSL adalah sebuah protokol keamanan yang digunakan hampir semua transaksi aman pada internet. SSL mengubah sesuatu protocol transfer TCP mengubah

Tips Membuat Web Design yang Interaktif

Situs web sudah menjadi hal yang tak terpisahkan dari masyarakat modern dimana ada berbagai macam situs dengan tujuan serta industri mereka tersendiri. Selain melayani berbagai

Mengenal Apa Itu Company Value, Manfaat dan Contohnya

Sebuah perusahaan pasti memiliki sebuah nilai mereka tersendiri yang bisa disebut dengan company value. Dengan memiliki nilai- nilai perusahaan yang ditetapkan tidak hanya menguntungkan keterlibatan